Lebih Dekat, Lebih Memikat

Siapa yang engga tahu dengan profesi MUA? Belakangan profesi sebagai MUA semakin banyak diburu karena selain honor yang lumayan, profesi ini juga selalu ramai diminati oleh makhluk yang bernama perempuan.
Kali ini, DEF akan mengajak kamu berkenalan dengan salah satu MUA hits yang ada d Nunukan. Siapakah dia? Yuk, simat obrolan DEF dengan Dewi Puspita. Gadis kelahiran 10 Juni 1996 ini telah menggeluti dunia MUA sejak masih duduk di bangku sekolah lho.

DEF : Hai, Dewi. Apa kabar?

Dewi : Alhamdulillah, baik.

DEF : Sejak kapan sih Dewi terjun di dunia MUA?

Dewi : Waktu SMK, aku dihadapkan pada dua pilihan; jurusan kecantikan rambut dan kecantikan kulit. Setelah memikirkan baik-baik, serta berdasarkan masukan dari orang tua, aku memutuskan mengambil jurusan kecantikan kuli.

DEF : Selain SMK, apa Dewi pernah mengikuti program pelatihan lain?

Dewi : Iya. Aku mendaftar ke Puspita Martha International Beauty School dan mengambil jurusan make up class. Selain itu, aku juga mengikuti program hairstyles class bersama Rudy Hadisuwarno.

DEF : Menurut kamu, apa hal yang paling menantang dari profesi sebagai MUA?

Dewi : Sebagai seorang MUA, saya dituntut untuk bekerja dengan teliti dan feel demi memuaskan keinginan pelanggan.

DEF : Antara make up modern dan tradisional, mana yang lebih rumit?

Dewi : Tradisional. Make up sejenis ini mengandung banyak sejarah yang tidak bisa seenaknya kita rubah.

DEF : Ada hal lain yang harus dipahami seorang MUA?

Dewi : Ada, yaitu kemampuan memahami pasar dan trend. MUA juga harus terus meningkatkan kualitas diri agar dapat bersaing sehat dengan para kompetitor, mengingat banyaknya orang yang berminat di bidang ini.


DEF : Menurut Dewi, di trend make up seperti apa yang akan booming di tahun 2018 ini?

Dewi : Sepertinya tahun ini akan didominasi tampilan natural dan glowing. Lipgloss akan menjadi trend lagi.

DEF : Dewi bisa kasih tips untuk calon pasangan pengantin sebelum memilih MUA?

Dewi : Banyak searching di media social agar tahu trend sekarang, menjadi percaya diri dan tidak perlu membandingkan diri sendiri dengan orang lain, mempunyai anggaran budget yang jelas dan banyak berkonsultasi pada ahlinya.

DEF : Wah, terima kasih banyak atas waktunya. Semoga Dewi selalu sukses.

Dewi : Terima kasih. DEF juga makin kreatif dong!

DEF : Sama-sama. Bye, Dewi.

Dewi : Bye.

Gimana, seru juga kan menjadi seorang MUA? Mau tahu lebih dekat dengan Dewi? Bisa hubungi Dewi Salon di Jalan Bhayangkara ya. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s